8 mainan edukatif yang direkomendasikan untuk anak
Mainan Edukasi

8 Mainan Edukatif Yang Direkomendasikan Untuk Anak

8 mainan edukatif yang direkomendasikan untuk anak
Gambar : momjunction.com

Ayah Bunda, dunia anak adalah dunia bermain. Karena itu tidak heran jika anak menghabiskan seluruh waktunya untuk bermain. Bagi mereka bermain seperti halnya kita bekerja. Dalam kegiatan bermain, memiliki banyak manfaat untuk perkembangan anak. Karena itu sebaiknya Ayah Bunda pilihkan jenis mainan yang memiliki manfaat edukasi. Mainan ini biasa disebut mainan edukatif.

Saat ini ada banyak sekali mainan edukatif yang dijual baik ditoko online maupun toko offline. Sebagian besar dari mainan itu merupakan mainan import yang diproduksi di luar negeri. Berikut adalah delapan jenis mainan edukatif terbaik yang direkomendasikan untuk anak.

  1. Pasir Kinetik

Merupakan pasir sintetis atau pasir asli yang ditambahkan zat perekat dan pewarna di dalamnya. Pasir kinetik lebih menarik karena mudah dibentuk dan berwarna-warni. Selain itu karena sedikit lengket, mainan ini tidak mudah tercecer seperti pasir alami. Sehingga lebih mudah dibersihkan saat anak selesai bermain.

Pasir kinetik memiliki manfaat melatih motorik halus anak selama proses bermain, membentuk da meremas-remas pasir tersebut. Dalam satu paket pasir kinetik biasanya telah disertakan cetakan pasir berukuran mini.

  1. Puzzle dan Tangram

Apa bedanya puzzle dan tangram? Bentuk puzzle memiliki bentuk bermacam-macam, baik bentuk dasar seperti segitiga dan kotak, maupun bentuk khas puzzle dengan lekuk yang berasal dari mesin pemotong puzzle. Potongan puzzle disusun untuk membentuk suatu gambar.

Sementara tangram potongan-potongan berbentuk segitiga, segi empat, persegi panjang atau jajaran genjang tanpa gambar yang disusun menyerupai bentuk tertentu seperti rumah, kendaraan atau binatang. Ada pula jenis mainan yang menggabungkan keduanya, misalnya box laboratorium yang menjadin salah satu bagian dalam set buku Little Abid.

  1. Match Frame

Mainan berkonsep mencocokkan gambar yang sangat bermanfaat untuk perkembangan otak. Di beberapa lembaga pendidikan dan lembaga kesehatan, mainan jenis match frame ini digunanan untuk membantu mengembangkan otak anak atau untuk terapi pasien. Sayangnya, harganya cukup mahal, meskipun bisa dibeli secara arisan juga. Contoh mainan ini misalnya Fun Thinkers dan Logico dari grolier.

  1. Brick

Mainan dengan konsep menyusun bentuk yang diinginkan dari bentuk dasar yang kecil-kecil. Orang-orang biasa menyebutnya Lego, meskipun Lego sebenarnya adalah sebuah merk dagang. Yang paling terkenal dengan bentuk kotak-kotak seperti bata. Namun sebenarnya ada juga yang berbentuk panjang seperti stick, atau lingkaran dengan gerigi di pinggirnya. Mainan ini selain bermanfaat untuk otak, melatih imajinasi dan cara berpikir, juga melatih koordinasi antara mata dengan tangan anak.

  1. Building Block

Serupa dengan brick, building block disusun menjadi sebuah bentuk atau bangunan yang lebih besar. Bedanya pada building block ini tidak memiliki bentuk khusus untuk merekatkan satu sama lain. Tapi hanya ditumpuk dari bentuk-bentuk yang ada. Biasanya menggunakan kayu atau plastik sebagai bahan dasarnya.

  1. Hafiz Doll

Hafiz Doll merupakan salah satu jenis talking doll yang dibuat dari bahan plastik. Suara yang dikeluarkan Hafiz Doll bermacam-macam mulai dari doa dan surat pendek, sampai kisah nabi dan rasul, hadis dan fiqh untuk anak. Mainan ini menjadi menu wajib bagi Ayah Bunda yang ingin anak-anaknya hafal Al Qur’an. Selain itu karena berupa audio, Hafiz Doll ini aman dan tidak membuat anak kecanduan.

  1. Smart Hafiz

Jika anak kadung kecanduan gadget atau tivi, mainan satu ini bisa jadi mainan pengganti alternatif. Smart Hafiz memiliki banyak konten edukasi untuk anak dan balita. Ada video menyanyi yang bisa dibuat karaoke, video untuk preschool, video kisah 25 Nabi dan Rasul dan masih banyak lagi. Yang jelas, tidak butuh kuota dan minim radiasi.

  1. Boardgame

Boardgame sangat direkomendasikan karena tak hanya asyik dimainkan, tapi juga mempererat hubungan dan keakraban antara anak dengan kakak, adik dan orangtuanya. Boardgame tidak bisa dimainkan sendiri, hanya bisa dimainkan jika minimal ada dua peserta. Contoh boardgame adalah ular tangga, ludo dan monopoli.

Bagaimana, mainan apa yang ingin Ayah Bunda hadirkan ke rumah?

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *