agar bunda tak mudah marah di rumah
Parenting

Agar Bunda Tak Mudah Marah Di Rumah

agar bunda tak mudah marah di rumah
Gambar : pitaj.online

Ketika sudah menikah dan dikaruniai seorang malaikat kecil tentunya banyak perbedaan yang harus dihadapi oleh orang tua. Pasalnya kehidupan yang biasanya bebas dalam artian belum mempunyai tanggungan dan kewajiban sebagai orang tua. Kerja ekstra untuk menghidupi keluarga bagi sang ayah, dan kewajiban mengurus rumah serta buah hati bagi sang bunda. Usia sang anak yang masih terlalu kecil kadangkala membuat sang bunda lelah dan stres bagaimana mengurusnya, di usia yang masih balita ada saja tindakan yang membuat bunda cemas dan khawatir.

Oleh sebab itu, beban yang dialami bunda sering kali membuatnya mudah marah. Padahal sang anak yang sering kali dimarahi oleh orang tuanya berakibat buruk untuk perkembangan si kecil. Maka dari itu atasi masalah tersebut dengan beberapa tips berikut ini.

  1. Pandai-Pandailah Untuk Menenangkan DiriĀ 

Ketika si kecil mulai membuat onar dengan kebalikannya yang wajar sebagai anak kecil sebenarnya lumrah saja jika bunda menjadi marah, namun marah yang berlebihan dan terjadi terus-terusan selain tidak baik untuk kesehatan bundanya sendiri juga buruk untuk perkembangan si kecil. Maka dari itu ketika si kecil mulai berulah, cobalah untuk lebih rileks. Ambil napas dalam-dalam, tahan sebentar kemudian hembuskan secara perlahan. Lakukan berulang kali hingga anda merasa sedikit rileks.

  1. Tidak Ada Salahnya Memakai Jasa ART

Salah satu faktor yang memicu amarah adalah kondisi tubuh yang lelah mengurus rumah dan juga si buah hati. Jika anda tidak mau memilih baby sitter dengan dalih ingin membesarkan sang buah hati dengan kasih sayang bunda sendiri, maka alternatif lainnya yaitu dengan menyewa asisten rumah tangga untuk membantu pekerjaan rumah anda.

Jika kiranya anda tidak membutuhkan jasa ART secara rutin, anda bisa menyiapkan jadwal kedatangan ART seminggu 3-5 kali dalam seminggu, tentukan dengan beban kerja serta kondisi anda sendiri. Dengan demikian anda bisa meluangkan waktu untuk fokus mengurus buah hati agar tumbuh menjadi pribadi yang lebih baik dengan sabar dan tanpa emosi.

  1. Ajarkan Komunikasi Yang Lancar

Ketika emosi yang bunda lebih bisa terkontrol dengan baik, ajaklah si buah hati untuk berbicara, dengarkan keluh kesahnya. Karena meskipun mereka anak yang cerdas, ada beberapa hal yang belum mereka mengerti sehingga membuatnya nakal dan berbuat onar. Jangan langsung memarahinya dengan berkata kasar atau bahkan sampai memukulnya. Ajak si kecil duduk di tempat yang nyaman lalu obrolkan secara perlahan mengenai perbuatannya yang sebenarnya tidak boleh dilakukan.

Berikan edukasi bahwa tindakannya membuat orang lain terganggu, meskipun tidak langsung dimengerti oleh si kecil namun seiring pertumbuhan usianya masa kenakalannya akan sedikit berkurang.

  1. Belajar Lebih Banyak Lagi Mengenai Ilmu ParentingĀ 

Ilmu parenting memang tidak difokuskan metode pembelajarannya di sekolah formal. Anda bisa belajar ilmu tersebut ketika telah terjun langsung dan mendapatkan pengalaman secara nyata di kehidupan anda. Atau anda bisa bertanya kepada ibu, nenek atau keluarga lainnya yang telah sukses membesarkan sang anak menjadi pribadi yang berguna untuk semua khalayak. Ilmu parenting yang mendasar bahwa memarahi anak terbukti tidak baik, terutama jika dilakukan di hadapan orang lain.

  1. Perkenalkan Anak Dengan Kedisiplinan

Buatlah aturan yang mengikat sang anak agar tidak terlalu bebas dalam melakukan aktivitasnya. Anda bisa membuat jadwal dimulai dari jam bermain, jam makan, menonton TV, dan lain-lain. Rundingkan bersama anak tentang jadwal yang dibuat, jika ia melanggar berikan hukuman kecil untuk memberikan pelajaran bahwa aturan dibuat untuk ditaati, ajarkan pula mengapa aturan tersebut dibuat dengan alasan yang mudah mereka pahami.

 

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *