agar-kakak-berdamai dengan adik baru
Parenting

Agar Kakak Berdamai Dengan Adik Baru

agar-kakak-berdamai dengan adik baru
Gambar : dearbeautifuboy.com

Kelahiran adik baru merupakan salah satu hal yang sulit bagi seorang kakak, apalagi bagi yang berusia dibawah 5 tahun. Membangun kerukunan antara adik dan kakak itu sangat penting. Karena mereka akan saling membutuhkan pada ke depannya. Namun malah kakak dan adik sering bertengkar dan suka membuat keributan. Nah dengan itu, orang tua khususnya ibu harus mampu menciptakan kerukunan antar kakak dan adik dan keharmonisan saudara akan terbentuk dengan kuat. Sebelum ke poin pembahasan ada baiknya kita tau penyebab kakak tidak akur dengan adik barunya.

Penyebab Kakak Adik Tidak Akur

Dengan hadirnya adik baru, tentunya orang tua akan sibuk dengan kegiatan baru. Seperti menyusui, memandikan, mengganti popok, menenangkan adik yang rewel dan lain sebagainya. Padahal sebelum hadirnya adik, orang tua meluangkan banyak waktu untuk bermain dengan si kakak. Si Kakak yang masih berusia dibawah 5 tahun pasti akan menganggap kalau adik barunya merebut waktu dan perhatian bapak dan ibu.

Karena kakak yang cemburu, akhirnya menyebabkan kakak tidak akur dengan adik. Si kakak pasti akan melakukan hal-hal yang mengganggu adik, seperti menggoda adik, menyakiti adik, hingga marah marah. Karena si kakak belum memahami kehadiran si adik baru. Karena itulah kakak tidak bisa damai dengan adik baru. Lalu bagaimanakah cara agar kakak berdamai dengan adik baru?

Agar Kakak Tidak Bertengkar Dengan Adik Barunya

Menghilangkan rasa cemburu kakak dengan adik barunya bukanlah hal yang bisa dilakukan dengan cepat. Butuh waktu dan proses yang panjang agar kakak berdamai dengan adik. berikut adalah tips agar kakak bisa damai dengan adik.

  1. Jangan Membela Salah Satu dan Jangan Membandingkan Keduanya

Seringkali orang tua membandingkan kakak dengan adik atau sebaliknya. Kalimat-kalimat yang membandingkan keduanya harus dihindari oleh orang tua. Mungkin maksud anda beda, tetapi dengan membandingkan, sikap dan perilaku anak bisa menyebabkan mereka merasa bahwa anda pilih kasih.

Ketika kakak adik sedang bertengkar makan jangan cari siapa yang salah. Tanyakan kronologi awalnya kejadian dan coba biarkan anak mencari solusi atas masalahnya. Pertama kali mungkin anak saling menyalahkan dan saling tunjuk tetapi lama-lama mereka akan tahu sikap kerukunan dan mencari jalan keluar bersama daripada menang sendiri.

  1. Doronglah Kakak Adik Untuk Main Bersama

Dengan bermain bersama tidak akan menimbulkan pertengkaran antara mereka berdua. Ketika anak terbiasa main sendiri, lama kelamaan si anak merasa bosan dan efeknya mereka akan mengganggu saudaranya. Latihlah mereka agar bisa bermain bersama seperti naik sepeda, berenang, membangun rumah dari selimut atau sekedar bermain video game.

  1. Sisihkan waktu untuk bersama

Jika kakak masih cemburu dengan adiknya maka hal tepat yang dilakukan orang tua agar kakak berdamai dengan adik adalah menyisihkan waktu bersama. Memang sulit jika harus meluangkan waktu bersama di kala sedang sibuk mengurus bayi, tetapi anda bisa menidurkan si bayi dulu atau sekedar menitipkan bayi kepada orang tua selagi anda bermain bersama sang kakak. Ajak main dan ajak pergilah kakak, hal sederhana tersebut bisa menunjukkan bahwa kehadiran sang adik tidak akan mengubah kasih sayang kepadanya.

  1. Berikan Waktu Untuk Mereka Menyendiri

Bukan berarti kakak adik harus bersama ke mana pun agar akrab. Beri waktu menyendiri justru baik karena anak akan menghargai keberadaan masing-masing, sehingga anak akan lebih terdorong untuk berdamai dengan adik. Biarkanlah kakak untuk main dengan temannya dan dorong kakak untuk bercerita soal harinya ke adik, begitu pun sebaliknya.

  1. Berikan Contoh Yang Baik

Anak dalam masa pertumbuhan cenderung akan meniru perbuatan orangtuanya. Maka dari itu, usahakan orang tua juga harus menjaga kerukunan dan keharmonisan rumah tangga. Jika ada perbedaan pendapat hadapi dengan kepala dingin dan jangan bertengkar di depan anak. Anak akan menilai bahwa orang yang saling mencintai bisa bertengkar juga.

 

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *