cara menghilangkan kebiasaan-anak memegang kemaluan
Parenting

Cara Menghilangkan Kebiasaan Anak Memegang Kemaluan

cara menghilangkan kebiasaan-anak memegang kemaluanSebagian besar orang tua pasti pernah melihat anak di usia pertumbuhan 3-6 tahun suka memegang kemaluannya, khususnya anak laki-laki. Anda tidak perlu khawatir dan merasa cemas dengan tingkah laku yang cukup aneh dilakukan oleh anak tersebut. Sebenarnya, anak sedang mengalami fase psikoseksual berupa tahap ke tiga yang disebut fase anal uretral. Di fase ini, pusat kenikmatan anak terletak pada saluran kencing dan anusnya. Sehingga, wajar jika anak di usia tersebut terbiasa memegang kemaluan. Hal itu akan berakhir ketika anak sudah memasuki usia yang ke enam. Mereka akan mulai meninggalkan kebiasaan tersebut dan mencoba memahami serta mencari tahu secara lebih dalam. Untuk itu, peran orang tua dalam hal ini diperlukan untuk menjelaskan kepada si anak dengan baik. Lalu, bagaimanakah cara menghilangkan kebiasaan anak memegang kemaluannya? Berikut ini penjelasannya :

  1. Mengajak Anak Bermain Dan Melakukan Aktivitas Bermanfaat

Ini merupakan salah satu cara bagi Anda untuk menghilangkan kebiasaan anak memegang kemaluannya. Anda dapat mengajaknya bermain apapun yang dapat mengalihkan perhatian anak untuk tidak memegang kemaluan. Selain itu, ajak pula sang anak untuk melakukan aktivitas yang bermanfaat untuk mengalihkan dan menghilangkan kebiasaannya tersebut. Hal ini tentu cukup mudah bagi Anda sebagai orang tua untuk melakukannya. Dengan begitu, anak secara tidak langsung akan terus menikmati permainan dan aktivitasnya dengan baik. Sehingga, lama-kelamaan kebiasaan anak untuk memegang kemaluan akan berkurang dan menghilang.

  1. Melakukan Komunikasi Dengan Baik Dengan Anak

Anda sebagai orang tua harus lebih memperhatikan kebiasaan sang anak. Jika anak didapati sedang memegang kemaluannya, lebih baik Anda ajak untuk berkomunikasi dengan baik. Coba tanyakan baik-baik dengan santai kepada anak mengapa ia suka memegang kemaluannya. Sehingga, nantinya Anda akan dapat menjelaskan kepada anak dengan baik tentang kemaluannya tersebut. Dan lama-kelamaan anak akan mulai memahami tentang kemaluannya tersebut dengan baik.

  1. Berikan Pelukan Kasih Sayang

Pelukan kasih sayang dari orang tua ternyata mampu menghilangkan kebiasaan anak memegang kemaluannya. Hal itu dikarenakan terdapat rasa kemesraan, cinta, dan kenyamanan dari orang tua kepada sang anak. Sehingga, nantinya anak lebih mementingkan kenyamanan yang ia rasakan daripada melakukan hal-hal yang tidak begitu penting. Tentunya, kebiasaan memegang kemaluan akan hilang dengan sendirinya dari sang anak. Untuk itu, peran orang tua di sini dengan memberikan kasih sayang dan pelukan sangat penting bagi anak untuk menghilangkan kebiasaannya.

  1. Ajarilah Anak Untuk Menutup Aurat Sedini Mungkin

Pengajaran sejak dini kepada anak untuk menutup auratnya dengan baik juga perlu Anda terapkan. Hal itu dapat mencegah anak untuk melihat dan terus-menerus melakukan kebiasaan memegang kemaluannya. Dan juga, jangan biarkan anak untuk telanjang lebih lama saat mandi. Segera mungkin Anda menjelaskan kepada anak untuk menutup aurat dengan baik, terutama bagian kemaluan. Hal itu dilakukan agar kebiasaan anak untuk memegang kemaluannya dapat berkurang, bahkan hilang dari kebiasaannya.

  1. Bimbing Anak Untuk Menjaga Kebersihan Kemaluan

Kebiasaan anak berumur 3-6 tahun perlu mendapatkan perhatian khusus dari para orang tua. Di usia ini, mereka sering melakukan kebiasaan memegang kemaluannya secara tidak sadar. Hal tersebut memang sangat wajar untuk dilakukan di usianya tersebut. Sehingga, Anda sebagai orang tua perlu memberikan perhatian dan pengajaran dengan baik dan benar. Termasuk pula dalam menjaga kebersihan kemaluan agar tetap terjaga dan terhindar dari berbagai macam penyakit. Tentu saja, dengan begitu anak akan lebih perhatian dan peduli untuk menjaga kebersihan kemaluannya dengan baik.

 

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *