Keterampilan Prabaca Untuk Balita
Preschool

Keterampilan Prabaca Untuk Balita

Ayah Bunda ingin anak bisa cepat membaca? Namun, tahukah Ayah Bunda, pada usia dibawah   empat atau enam tahun, bagian otak yang dibutuhkan untuk bisa membaca belajar membaca belum sepenuhnya berkembang. Jadi ga perlu ngotot ngajarin baca ya Ayah Bunda jika anak belum siap.

Yang bisa dilakukan adalah mengajari keterampilan prabaca sehingga ketika tiba waktunya belajar membaca, anak sudah lebih siap dan progress perkembangannta bisa maksimal. Apa itu keterampilan prabaca? Keterampilan prabaca adalah keterampilan yang dibutuhkan anak untuk membantu dalam belajar membaca. Umumnya keterampilan prabaca secara alami dalam lingkungan pengasuhan yang responsif dan kondusif, baik di rumah maupun sekolah.

Ada 6 macam keterampilan prabaca, yang jika dikembangkan dengan baik akan memudahkan anak saat dalam belajar membaca. Berikut penjelasan dan tips yang bisa Ayah Bunda lakukan dirumah.

Motivasi Membaca

Hal apa yang membuat anak tertarik untuk bisa membaca? Mungkin karena dia melihat gambar-gambar yang menarik di buku. Atau dia melihat dari membaca dia bertambah pintar. Ataukah karena dia melihat orang disekitarnya gemar membaca?

Kesadaran Tulisan Cetak

Anak harus tahu bahwa goresan tertentu ternyata merupakan sebuah huruf atau tulisan yang memiliki makna tertentu. Hmm, seru yaa seperti kode rahasia. Beri gambaran kepada anak bahwa tulisan latin misalnya dibaca dari sebelah kiri. Halaman awal bukunya juga bermula dari sebelah kiri.

Kosa Kata

Ajari anak pada berbagai macam nama benda hidup maupun benda mati. Tak hanya kata benda, tapi juga kata sifat dan kata kerja yang dapat dikenalkan melalui percakapan dan kejadian sehari-hari.

Kemampuan Narasi

Anak mampu bercerita atau menggambarkan sebuah kejadian. Biasakan ngobrol dengan anak mulai dari memberikan gambaran tentang suatu kejadian yang dilihat bersama, sampai memberikan pertanyaan terbuka yang membutuhkan jawaban berupa penjelasan.

Pengenalan Huruf

Kenalkan anak pada huruf dan bunyi huruf. Ayah Bunda dapat memberi deskripsi visual misalnya huruf O bentuknya seperti bola. Dapat juga memberikan deskripsi bunyi. A untuk Apel, B untuk Bola, C untuk Cicak dan sebagainya. Penggunaan kartu huruf sangat membantu aktivitas ini.

Kesadaran Bunyi

Kata tersusun dari beberapa huruf yang berbeda. Konsep inilah yang harus dimengerti anak. Ajak anak bermain dengan kata-kata yang memiliki kemiripan seperti “pantai” dan “santai”, kalimat-kalimat berrima, supaya anak makin memahami peran huruf dalam tiap kata.

Selamat mencoba di rumah 😊

 

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *