Mencegah Anak Kecanduan Gadget
Parenting

Mencegah Anak Kecanduan Gadget

Beberapa waktu lalu, kita dihebohkan dengan kabar mengejutkan mengenai beberapa pelajar yang harus dirawat di rumah sakit jiwa akibat sudah mengalami kecanduan bermain game pada tingkat akut. Ayah Bunda pun jadi merasa khawatir karena kejadian tersebut bisa menghampiri siapa saja, tak terkecuali keluarga kita.

Selain merusak sistem dalam otak, kecanduan game yang mudah sekali diakses dengan berbagai macam gadget, memiliki banyak akibat buruk lain seperti rasa frustasi, sikap temperamen, pemalas dan lainnya. Ada baiknya jika Ayah Bunda melakukan upaya pencegahan agar hal tersebut tidak terjadi pada anak-anak kita.

Pada umumnya anak bermain game yang terdapat dalam gadget baik berupa smartphone ataupun laptop karena dia terbiasa melihat orangtuanya memegang dua benda tersebut dan merasa tertarik untuk mencobanya. Apalagi pada usia balita, dimana anak belum bisa membedakan apakah saat memegang gadget orangtuanya sedang bekerja atau bermain game seperti dirinya.

Jadi sebaiknya saat anak mulai menunjukkan kecenderungan untuk terus bermain game di gagdet, Ayah Bunda pun harus berhenti menggunakan gadget didepan mereka. Apalagi jika Ayah Bunda hanya ingin membalas chat grup atau berkomentar di akun sosial media. Gunakan gadget hanya ketika Ayah Bunda benar-benar membutuhkan dan bersifat urgen.

Mencegah Anak Kecanduan Gadget

Kemudian buat kesepakatan bersama antara Ayah Bunda dan anak, kapan waktu yang dipebolehkan bagi anak untuk bermain gadget, berapa lama durasinya, apa saja syaratnya. Tidak masalah jika anak akan menawar, namun jangan membuat keputusan sepihak yang berakibat akan susah ditaati oleh anak.

Selain itu, beri pemahaman kepada anak mengenai manfaat dan akibat buruk gadget jika digunakan secara berlebihan. Sampaikan dengan bahasa yang mudah dimengerti oleh mereka. Terakhir, sering-seringlah ajak anak berinteraksi, ajak ngobrol, beraktivitas bersama, dimana dari sana dia mengerti bahka rasa senang dan bahagia itu tidak hanya didapat ketika dia bermain gadget saja.

Pada hari biasa, Ayah Bunda bisa mengajak anak menggambar bersama, membaca buku, mengerjakan worksheet atau membuat craft bersama. Pada hari libur, ajak anak melakukan trip edukasi di sekitar kota. Saat ini ada banyak objek dan wahana edukasi yang tak hanya menyajikan hiburan, tapi ada unsur pendidikan di dalamnya.

Bagaimana, cukup sederhana bukan? Silahkan diterapkan dirumah ya Ayah Bunda ☺

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *