pelajaran apa saja yang perlu di ajarkan dalam homeschooling
Homeschooling

Pelajaran Apa Saja Yang Perlu Di Ajarkan Dalam Homeschooling?

pelajaran apa saja yang perlu di ajarkan dalam homeschoolingHomeschooling atau yang dikenal juga dengan home education, tentu saja sudah tidak asing lagi di telinga kita. Bahkan saat ini homeschooling pun sudah menjadi trending topic di tengah masyarakat. Pasalnya, minat para orang tua untuk memilih homeschooling semakin tinggi dan salah satu alasannya adalah metode pendidikan yang sangat fleksibel. Mulai dari kegiatannya yang dapat dilakukan di mana saja dan kapan saja. Biaya pendidikan yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan finansial orang tua. Serta pelajaran dan cara penyampaiannya yang diminati anak.

5 Aspek Pembelajaran Yang Perlu Diajarkan

Namun demikian, dengan memilih homeschooling bukan berarti orang tua memberikan kebebasan sepenuhnya pada anak untuk memilih pelajaran. Sebab ada beberapa aspek pembelajaran yang perlu diajarkan pada anak bahkan tidak diperoleh ketika menjalani pendidikan formal di sekolah :

  1. Moral

Salah satu aspek pembelajaran yang sangat penting untuk diajarkan pada anak dalam homeschooling adalah moral. Hal ini dikatakan penting, sebab di sekolah pendidikan moral sangat jarang diajarkan bahkan hanya sedikit disisipkan di beberapa mata pelajaran.

Padahal aspek ini bertujuan untuk membangun perilaku moral seorang anak yang baik. Dan dalam homeschooling, tentu saja orang tua menjadi contoh langsung yang dapat ditiru oleh anak. Seperti mengajarkan anak berbicara dengan baik dan sopan, maka orang tua juga harus mampu melakukan dan mencontohkan hal demikian.

  1. Spiritual

Aspek selanjutnya yang tidak kalah penting adalah spiritual. Spiritual adalah hal yang berhubungan atau bersifat kejiwaan, rohani, batin dan berkenaan dengan Sang Pencipta. Meskipun di sekolah juga diajarkan aspek spiritual yaitu pada mata pelajaran agama, tetapi cara penyampaian dan penerapannya berbeda.

Dalam homeschooling, biasanya aspek moral dan spiritual diajarkan dengan beriringan. Misalnya, ketika anak menginginkan sebuah sepeda tetapi orang tua tidak langsung membelikannya. Maka secara tidak langsung orang tua telah mengajarkan anak untuk bersabar dan berusaha (menabung dan berdoa pada Sang Pencipta).

  1. Life Skill

Life skill (keterampilan hidup) juga merupakan aspek yang sangat jarang bahkan tidak pernah diajarkan di sekolah. Sedangkan dalam homeschooling, ini adalah aspek yang dapat dikatakan wajib sebab proses pembelajarannya didasarkan pada kegiatan sehari-hari yang ada disekitar. Aspek ini bertujuan untuk melatih kemandirian dan kreativitas anak, selain itu juga untuk mempersiapkan anak terjun di dunia nyata.

  1. Menekuni Bakat Dan Minat

Menekuni bakat dan minat adalah aspek yang tidak pernah diperoleh di sekolah. Bahkan beberapa alasan orang tua memilih homeschooling karena ingin menekuni bakat yang dimiliki anaknya. Namun dalam hal ini, orang tua perlu menemukan terlebih dahulu apa bakat dan minat anak sehingga dapat fokus untuk menekuninya. Misalnya jika anak memiliki bakat dalam bermain piano, maka teruslah membimbing anak dalam mempelajari piano. Atau bila orang tua tidak menguasainya, orang tua bisa mendatangkan guru pendamping ke rumah.

  1. Pengetahuan Umum

Meskipun homeschooling, orang tua tetap wajib mengajarkan tentang pengetahuan umum dan tentunya dengan cara yang disukai anak. Misalnya, untuk mengajari mata pelajaran sejarah, orang tua dapat mengajak anak pergi ke museum untuk mengenalkan peninggalan dan situs-situs sejarah. Atau untuk mengajari pengetahuan alam, orang tua bisa mengajak anak untuk melihat lingkungan sekitar untuk mengenalkan tumbuhan, hewan dan serangga. Bahkan melakukan satu kegiatan pun dapat mengajarkan sekaligus dua mata pelajaran, seperti mengajak anak berbelanja.

Hal ini bertujuan untuk mengenalkan anak tentang mata uang, mengatur keuangan, menabung dan membeli suatu barang sesuai kebutuhan. Di mana hal tersebut untuk mengajari matematika dan ilmu sosial pada anak. Mengajarkan pengetahuan umum atau materi akademik yang sesuai dengan kurikulum sekolah bertujuan untuk mempersiapkan anak ikut ujian penyetaraan. Agar anak bisa mendapatkan ijazah untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan yang selanjutnya.

 

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *